NAMA YESUS
Saturday, May 22, 2004 (12:17:38)

Posted by SALIB

"Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka" (Matius 1:21)?

Michael Faraday, tokoh jenius yang menemukan dinamo listrik pertama adalah seorang yang pintar dan sekaligus seorang Kristen yang taat. Ketika menghadapi maut pada tahun 1867, kawan-kawannya bertanya tentang spekulasinya mengenai kehidupan masa depan. "Spekulasi?" tanyanya dengan heran, "Saya tidak mempunyai spekulasi apa pun. Saya bersandar pada kepastian, karena di dalam firman Tuhan dikatakan, "Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan" (2 Timotius 1:12)".

Saudara, kita percaya bahwa keselamatan bukanlah suatu spekulasi, tetapi suatu janji yang telah Allah ucapkan kepada kita anak-anak-Nya yang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa. Anda bisa lihat keajaiban kelahiran-Nya yang didahului dengan pernyataan malaikat bahwa nama-Nya akan disebut Yesus. Nama ini dalam bahasa Yunani, Iesous, terjemahan dari bahasa Ibrani, Yesua, atau Yosua, yang berarti TUHAN ADALAH KESELAMATAN.

Allah Bapa memberikan nama Yesus bukanlah dengan asal-asalan. Allah Bapa mempunyai maksud yang jelas dengan memberikan nama Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan manusia dari dosa.

Dosa bukan sekedar identik dengan pembunuhan, pencurian, iri hati, dsb, tetapi dosa adalah pemisah antara Allah dengan manusia. Dosa seperti tembok tebal yang menghalangi pandangan mata Anda, sehingga Anda tidak dapat melihat apa yang ada di balik tembok itu. Tembok inilah yang dihancurkan oleh Yesus dengan kematian-Nya di kayu salib. Alkitab berkata, "Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan TEMBOK PEMISAH, yaitu PERSETERUAN" (Ef. 2:14).

Tembok perseteruan itulah yang menjadi biang keladi! Manusia mencoba memanjatnya dengan berbagai cara termasuk berbuat berbagai kebajikan dan melakukan kaidah-kaidah agama, tetapi apatah artinya memanjat tembok perseteruan yang terlampaui tinggi itu? Ini sama seperti katak yang hendak melompati tembok Cina (The Great Wall)! Jadi, tidak ada cara lain untuk mendamaikan antara Allah dengan manusia, kecuali dengan menghancurkan tembok perseteruan itu. Dan itulah yang dilakukan oleh Yesus.

Dalam Kristus tidak ada keragu-raguan dan spekulasi akan keselamatan. Bila kita telah dilahirkan kembali, keselamatan, surga, hidup kekal, dan semua kemuliaan Allah itu telah diberikan kepada kita.

Yesus - nama di atas segala nama. Nama ini menjadi jaminan bagi kita untuk menerima semua janji Allah. Dalam nama ini semua makhluk yang ada di bumi, di bawah bumi, dan di surga bertekuk lutut.(©salib.net)

Bila ada orang berkata bahwa namanyalah yang paling indah, itu berarti bohong besar.

Content received from: salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota, http://www.salib.net