HANYA SEBAGIAN
Tuesday, July 06, 2004 (15:22:46)

Posted by SALIB

"Aku sangat bersukacita, bahwa aku mendapati, bahwa separuh dari anak-anakmu hidup dalam kebenaran sesuai dengan perintah yang telah kita terima dari Bapa" (2 Yohanes 1:4).

Anak-anak bisa menimbulkan masalah yang cukup pelik dalam sebuah keluarga. Anak-anak yang nakal dan mau hidup seenaknya sendiri menimbulkan kepedihan di hati para orang tua. Yohanes bertemu dengan jemaat yang ternyata tidak semuanya mempunyai anak-anak yang manis. Sebagian / separuh dari mereka tidak hidup di dalam kebenaran.

Anda tahu Samuel, nabi yang dipakai Allah dengan heran? Ternyata pada masa tuanya ia melihat fakta yang menyedihkan di mana anak-anaknya tidak hidup di dalam kebenaran. Alkitab mengatakan, "Setelah Samuel menjadi tua, diangkatnyalah anak-anaknya laki-laki menjadi hakim atas orang Israel. Nama anaknya yang sulung ialah Yoel, dan nama anaknya yang kedua ialah Abia; keduanya menjadi hakim di Bersyeba. Tetapi anak-anaknya itu tidak hidup seperti ayahnya; mereka mengejar laba, menerima suap dan memutarbalikkan keadilan" (1 Sam. 8:1-3).

Ironis! Sementara ayahnya mempunyai reputasi yang baik dan dikenal dengan hidupnya yang tulus, eh anak-anaknya malah hidup kebalikannya. Salah siapa? Orang tuanya yang bersalah, lingkungannya, teman-temannya, atau anak itu sendiri?

Alkitab mengatakan, "Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu" (Ams. 22:6). Dari ayat ini kita lihat bahwa orang tua mempunyai peran yang amat besar dalam kehidupan anak-anaknya. Kalau Anda memberikan didikan dengan baik sejak kecil, maka anak Anda akan menjadi tangguh di dalam Tuhan. Ini seperti Timotius yang mewarisi iman ibu dan neneknya (2 Tim. 1:5).

Keselamatan anak-anak Anda memang tidak mengikuti Anda. Mereka bertanggung jawab sendiri terhadap Allah. Tetapi doa yang dipanjatkan orang tua untuk anak-anaknya amat ampuh. Tanpa kita sadari doa yang Anda naikkan itu seperti perisai yang melindungi anak Anda. Kalau Anda sedang menghadapi masa yang sulit dengan anak-anak Anda, berdoalah supaya Allah bekerja dan memulihkan hubungan Anda. Dan seandainya anak-anak Anda menjadi anak yang terhilang, berdoalah pula agar jiwanya diselamatkan dan Allah mampu melakukannya.

Anda sedang jengkel dengan anak-anak Anda? Janganlah mengeluarkan kutukan dari bibir Anda, sebab apa yang Anda ucapkan itu dapat terjadi. Doakanlah! Supaya kuasa Allah dinyatakan. (© salib.net)

Anak-anak adalah mutiara yang berharga, karena itu doakanlah senantiasa.

Content received from: salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota, http://www.salib.net