BANGUNLAH BAIT ALLAH
Tuesday, July 06, 2004 (13:55:11)

Posted by SALIB

"Kamu mengharapkan banyak, tetapi hasilnya sedikit, dan ketika kamu membawanya ke rumah, Aku menghembuskannya. Oleh karena apa? ....karena rumah-Ku yang tetap menjadi reruntuhan, sedang kamu masing-masing sibuk dengan urusan rumahnya sendiri" (Hagai 1:9).

Bait Allah adalah semua puncak segala pengharapan bangsa Israel dan Yehuda, karena di tempat inilah kemuliaan Allah tinggal. Dengan semangat yang menyala-nyala, Nabi Hagai mengajak umat Allah untuk membangun kembali Bait Suci yang telah runtuh itu. Tetapi tanggapan masyarakat sungguh di luar dugaan - mereka enggan mendirikan Bait Suci lagi. Mereka lebih suka mendirikan dan merenovasi rumah mereka masing-masing dan mengurusi urusan mereka masing-masing. Dengan kata lain, mereka tidak tertarik lagi dengan perkara-perkara ilahi. Mereka berdalih, "Ini bukan saatnya."

Saudara, bangsa Israel sedang mengalami kemunduran rohani yang amat serius. Begitu juga dengan banyak orang Kristen zaman sekarang. Dulu mereka adalah orang-orang yang menyala bagi Allah. Mereka menjadi orang-orang yang diberkati dan sukacita memenuhi kehidupan mereka. Kemudian, suatu saat, sesuatu yang tidak beres sedang terjadi. Hati yang dulu melayani Allah dengan menyala-nyala kini mulai dingin dan akhirnya membeku.

Apabila Nabi Hagai menyerukan agar umat Allah mendirikan Bait Allah, lalu bagaimana aplikasinya dengan zaman sekarang? Firman Tuhan berkata, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah BAIT ROH KUDUS yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, - dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri" (1 Kor. 6:19)?

Jemaat Allah adalah Bait Allah. Ya, gereja Yesus Kristus adalah tubuh Kristus di bumi ini. Dia adalah kepala gereja dan pekerjaan utama kita di bumi adalah membangun Bait Allah, yaitu tubuh Kristus ini. Ingat, yang dibangun bukanlah denominasi atau merek gereja, tetapi tubuh Kristus secara utuh.

Bila Anda sebagai orang percaya tidak mengambil bagian dalam pembangunan tubuh Kristus, Anda akan dianggap sebagai orang yang tidak mempedulikan rencana Allah bagi gereja-Nya.

Bukan maksud saya untuk mengatakan bahwa Anda semua harus menjadi pendeta atau pelayan Tuhan penuh-waktu (full-time). Masalahnya, banyak orang Kristen yang datang gereja hanya untuk "mengerami" kursi gereja. Mereka sama sekali tidak terlibat dalam pembangunan tubuh Kristus. Semua talenta, harta, kecakapan, dan apa saja yang mereka miliki hanya untuk diri sendiri. Mereka hanya memusingkan diri dengan pembangunan rumahnya dan urusan-urusan pribadinya. Silakan Anda berkarir dan bekerja untuk Anda dan keluarga Anda. Hanya saja, libatkan diri Anda dalam proyek pembangunan tubuh Kristus.

Tuhan berjanji bagi setiap orang yang terlibat dalam pembangunan tubuh Kristus, hidupnya akan diberkati. Anda tidak lagi menyimpan uang dalam pundi-pundi berlubang. Berarti, tak satu berkat pun yang akan jatuh dengan percuma.(©salib.net)

Bagi Allah, tidak ada proyek yang lebih penting daripada membangun tubuh Kristus.

Content received from: salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota, http://www.salib.net