MEMBERIKAN HORMAT
Friday, August 25, 2017 (03:22:42)

Posted by admin

“Semua orang yang menanggung beban perbudakan hendaknya menganggap tuan mereka layak mendapat segala penghormatan, agar nama Allah dan ajaran kita jangan dihujat orang” (1 Timotius 6:1).

Saat surat Paulus ditulis kepada Timotius, sepertiga rakyat di Romawi dipekerjakan sebagai budak. Mereka menjadi budak bukan dilandaskan pada kebencian ras, tetapi karena faktor ekonomi, seperti tidak bisa membayar hutang. Bagi kebanyakan budak, mereka tidak selamanya menjadi budak, melainkan sementara. Setelah hutang mereka lunas, maka bebaslah mereka dari perbudakan itu. Tetapi ada juga yang dengan sukarela menjadi budak selamanya, sebab tuannya baik, atau karena sebab lainnya.

Persoalan yang dihadapi oleh para budak yang menjadi orang Kristen saat itu adalah bagaimana harus bersikap bila tuan mereka ternyata bukan orang Kristen. Tetapi Paulus tetap memberikan nasihat agar mereka menghormati tuan mereka yang bukan orang Kristen itu. Ya, itu untuk menghindari nama Allah jangan dipermalukan saat budak itu menjelek-jelekkan tuannya.

Jadi sekarang Anda yang mempunyai pimpinan bukan orang Kristen, Anda juga wajib memberikan hormat kepadanya. Tetapi juga jangan diartikan bahwa Anda harus mengikuti semua perintahnya, sebab kalau perintah itu bertentangan dengan iman Anda, ya Anda harus tegas menolaknya. Pada prinsipnya, prioritas utama diberikan kepada Allah.

Saya yakin kalau kita melakukan perintah ini, pimpinan atau bos Anda dapat dimenangkan bagi Kristus. Anda dapat menjadi contoh dan teladan bagi rekan yang lain, dan apabila mereka melihat sikap Anda itu mereka juga akan melihat Kristus.

Saya banyak mendengarkan kesaksian seorang pimpinan atau bos yang bertobat karena ia melihat sikap anak buahnya yang baik. Tetapi saya juga sering mendengar ada pimpinan atau bos yang tidak sudi menginjak lantai gereja, sebab tingkah laku anak buahnya yang tidak menjadi berkat.

Teladani Yusuf. Sebagai seorang bawahan raja kafir, Yusuf tetap konsisten dengan penghormatan yang diberikan kepada raja. Sampai akhirnya Allah mengangkat dia menjadi orang nomor dua di Mesir (Kej. 41:40).

Marilah kita memberikan penghormatan kepada mereka yang patut menerimanya. Dengan berbuat demikian Anda menghormati firman Allah yang mengatakan demikian. Dan saya yakin, apabila Anda melakukannya nama Tuhan akan dipermuliakan.(salib.net)

Content received from: salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota, http://www.salib.net