BEBAN YANG MENJADIKAN KOKOH
Tuesday, July 26, 2016 (06:53:30)

Posted by admin

“Salam kepada Apeles, yang telah tahan uji dalam Kristus” (Roma 16:10).

Anda pasti baru kali ini mendengar nama Apeles. Dan memang Alkitab menyebut nama ini hanya dalam ayat ini saja. Tetapi salam yang diberikan oleh Paulus kepada Apeles menunjukkan bahwa dia bukanlah pengikut Kristus yang biasa, melainkan orang yang tahan uji dalam Kristus. Pencobaan datang dia tetap setia. Olokan datang dia tetap setia. Bahkan penganiayaan datang dia tidak menyangkali Kristus. Meskipun dia menerima perlakuan yang tidak adil dia tidak mengeluh.

Berikut ini adalah pengalaman seorang dokter sekaligus misionaris dalam salah satu perjalanannya mengenai pentingnya ujian dalam hidup orang percaya.

Selama bertahun-tahun Dr. Thomas Lambie melayani di Abyssinia (sekarang Ethiopia). Suatu hari ia memperhatikan perilaku penduduk asli sana saat menyeberangi sebuah sungai jeram yang tidak ada jembatannya. Ini bukanlah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan sebab mereka dapat saja hanyut dan terbawa arus aliran yang cukup deras itu. Ini bisa saja berarti kematian, sebab mereka dapat terbentur oleh batu - batu yang tersembunyi. Apa yang dilakukan oleh suku asli untuk mengatasi hal itu sungguh cerdik. Mereka akan mengangkut batu besar, dan semakin berat semakin baik. Setelah mendapatkan beban yang berat lalu mereka menyeberangi jeram itu. Batu atau beban yang berat itu membantu mereka untuk berjalan dengan kokoh menghadapi aliran sungai tersebut.

Sang misionaris mendapatkan pelajaran yang amat berarti menyaksikan hal itu. Betapa seringnya manusia rohani kita menerima beban yang berat, dan kita mengeluh. Padahal batu yang berat akan membantu kita untuk berdiri dengan kokoh menghadapi derasnya aliran sungai kehidupan ini. Anda akan menjadi kuat menghadapi masalah dan persoalan.

Bagaimana pendapat Anda? Apa Anda masih mau protes kepada Tuhan dengan beratnya tekanan yang Anda hadapi? Daripada mengeluh, lebih baik Anda berdoa supaya Tuhan memberikan penerangan kepada Anda mengenai apa yang sedang Anda hadapi.

Percayalah bahwa dibalik ujian yang berat ada terang benderang yang akan dinyatakan kepada Anda. Allah mempunyai rencana yang indah dalam hidup Anda. Dan Allah juga melihat bahwa ujian itu ibarat batu yang berat yang menekan pundak Anda, dan ini memang menyakitkan, tetapi justru akan menyelamatkan Anda saat melewati aliran jeram yang keras.(salib.net)

Content received from: salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota, http://www.salib.net