SIAPAKAH Mr. MAMON?
Tuesday, July 26, 2016 (06:52:39)

Posted by admin

“Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon” (Lukas 16:13).

Siapakah yang paling berkuasa di bumi ini? Raja? Perdana Menteri? Presiden? Mungkin benar. Tapi pertimbangkan penguasa lainnya yang tidak kalah hebatnya. Dia adalah “Mr. Mamon” (Mamon berarti “kekayaan” atau “duit” dalam bahasa Aram). Dengan uang Anda nyaris bisa berbuat apa saja. Mau keliling dunia? Mau membeli mobil mewah? Mau mengakuisisi perusahaan? Membeli saham Microsoft? Atau kalau perlu, Anda dapat “meralat” hukum yang berlaku di suatu negara (misalnya: Indonesia).

Bukannya Yesus cemburu kepada “saingannya” ini, tetapi Dia tahu bahwa manusia banyak yang memilih “Mr. Mamon” ini sebagai tuannya. Sampai-sampai orang rela tidak makan dan tidur hanya untuk mengabdi kepada tuan ini. Padahal, tuan ini bukanlah tuan yang baik. Setiap hari ia memerintahkan Anda untuk bekerja siang dan malam. Saat sakit pun ia akan memaksa Anda untuk bekerja.

Pada saat-saat tertentu sepertinya dia adalah tuan yang mengasihi hambanya (baca: saya). Ia memang sigap dalam setiap bulan memenuhi kebutuhan Anda: membayar rekening listrik, PDAM, telepon, atau angsuran rumah Anda. Tetapi belangnya baru ketahuan bila dokter berkata kepada Anda, “Maaf, untuk sakit Anda ini belum ada obatnya. Pulanglah ke rumah, makanlah yang enak-enak!” Kalau dokter memvonis Anda seperti ini, Anda mau meminta tuan Anda untuk menolong Anda? Apa yang dapat dilakukan Mr. Mamon? Mau beli obat ke mana? Meskipun Anda mampu membeli obat terbaik (kalau perlu dokternya juga dibeli), tetap Anda tidak dapat disembuhkan.

Contoh sikap pengecut lainnya adalah saat Anda mengalami depresi atau rumah tangga Anda yang sedang diguncang badai hebat. Mr. Mamon hanya menyarankan Anda ke pub, café, diskotik, atau menegak narkoba, namun itu tidak menyelesaikan masalah.

Saudara, kalau Anda kecewa dengan Mr. Mamon, Yesus adalah Tuan yang terbaik. Sebelum menawarkan diri sebagai Tuan yang terbaik, Sang Tuan telah membuktikannya terlebih dahulu. Ia mau menderita mati di kayu salib untuk Anda, meskipun Ia tidak tahu apakah nantinya Anda akan setia kepada-Nya.

Siapakah yang menjadi tuan Anda? Jangan jadikan Mamon sebagai tuan, tetapi sebagai sahabat saja, atau Anda akan kecewa. Datanglah kepada Yesus dan jadikan Dia sebagai Tuan Anda. Dia adalah Tuan yang terbaik untuk Anda!(salib.net)

Content received from: salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota, http://www.salib.net