HAK ANDA TERJAMIN
Tuesday, May 17, 2016 (07:58:54)

Posted by admin

“Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah” (Efesus 2:19).

Kata yang diterjemahkan “orang asing” berasal dari bahasa Yunani, xenoi, yang berarti “orang asing dalam sebuah negara”. Jadi dia tidak mempunyai hak atas kewarganegaraan negara tersebut. Sedangkan kata “pendatang” berasal dari kata Yunani, paroikoi, yang berarti “tamu dalam sebuah keluarga”.

Yang terjadi pada saat itu, orang asing diizinkan tinggal sementara di Athena, melakukan bisnis, itupun dilarang mengatasnamakan dirinya, dan melakukan kegiatan-kegiatan lainnya dengan amat terbatas.

Kalau Anda sebagai rakyat Indonesia, Anda tentunya merasakan (atau tidak?) mendapatkan hak-hak Anda sebagai warga negara Indonesia, misalnya: hak mendapatkan perlindungan hukum, hak menjalankan usaha, hak beribadah (maaf, tidak terlalu menjamin), dan hak-hak lainnya. Di negara-negara yang sudah maju seperti Amerika Serikat, setiap warga negara tahu merasakan betul bagaimana hak-hak mereka dijamin oleh pemerintah. Sedangkan pendatang, apalagi imigran gelap, tidak akan mendapatkan hak-hak itu, malahan mereka sewaktu-waktu dapat dideportasi bila melanggar izin batas waktu tinggal.

Saya tidak tahu apakah Anda sudah menikmati hak-hak Anda sebagai warga negara Kerajaan Allah. Yang paling menyedihkan adalah bila Anda tidak tahu sama sekali hak-hak Anda di dalam Yesus. Pada saat terjadi huru-hara Allah memberikan jaminan perlindungan kepada warga Kerajaan Surga (Mzm. 46:2). Pada saat takut, Anda berhak, mendapatkan penyertaan Allah (Yes. 41:10). Pada saat Anda kekurangan, Anda berhak atas pemeliharaan Allah. (Fil. 4:19). Lalu apa yang membuat hak-hak itu tidak dapat kita miliki? Pertama, Anda tidak tahu hak-hak Anda di dalam Yesus; kedua, Anda tidak percaya kepada janji-janji-Nya; ketiga, dosa.

Sayangnya, banyak orang Kristen yang tidak tahu akan hak-hak mereka sebagai warga negara Kerajaan Allah. Dalam keadaan terjepit mereka tidak berlari kepada Tuhan, tetapi kepada dukun-dukun atau “orang pintar”.

Yang paling utama dahulu untuk disadari adalah: Anda adalah warga Kerajaan Allah (kalau Anda sudah bertobat dan dilahirkan kembali). Kemudian selidiki hak-hak Anda di dalam firman Tuhan. Lalu percayalah bahwa hak-hak itu milik Anda dan Anda bisa mengingat kembali pada saat dibutuhkan.(salib.net)

Content received from: salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota, http://www.salib.net