SIAPKAN TANAH BARU!
Sunday, July 04, 2004 (12:56:20)

Posted by SALIB

"Menaburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari TUHAN, sampai Ia datang dan menghujani kamu dengan keadilan" (Hosea 10:12).

Tanah baru dalam bahasa aslinya adalah niyr yang berarti tanah yang baru saja dibajak (Strong?s Dictionary). Tanah ini adalah tanah yang dulunya menghasilkan buah kemudian dibajak lagi untuk persiapan ditanami lagi. Tetapi tidak ada benih yang ditaburkan, jadi dibiarkan mandul.

Apakah arti membuka tanah baru atau tanah yang sudah dibajak?

Ini berbicara mengenai kebangunan rohani. Arti dari membuka tanah baru adalah menyiapkan hati untuk menerima lawatan Allah. Dalam salah satu permohonannya, Daud meminta kebangunan rohani, "Apakah Engkau tidak mau MENGHIDUPKAN KAMI KEMBALI (revive us again), sehingga umat-Mu bersukacita karena Engkau" (Mzm. 85:7)? Kebangunan rohani dapat berarti menghidupkan kembali, mengembalikan kekuatan yang hilang, dan memulihkan kejayaan yang hilang. Petrus berkata kepada orang-orang Yahudi, "Karena itu SADARLAH DAN BERTOBATLAH, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan WAKTU KELEGAAN, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus" (Kis. 3:19). Waktu kelegaan adalah waktu pemulihan atau kebangunan rohani. Kata kelegaan menurut kamus Strong berarti kebangunan rohani (revival). Jadi, pertobatan merupakan kunci ke arah kebangunan rohani yang benar.

Kebangunan rohani sama sekali berbeda dengan penginjilan. Kebangunan rohani tidak dapat direncanakan, diatur, dan dijadwal. Jadi kalau ada undangan untuk menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), sebenarnya itu adalah kebaktian penginjilan. Lagi pula, kebangunan rohani akan membawa dampak perubahan pada sebuah komunitas. Komunitas ini dimulai dari perseorangan, kota, sampai seluruh bangsa.

Suatu hari Gypsy Smith ditanyai mengenai bagaimana memulai sebuah kebangunan rohani. Dia menjawab, "Pulanglah, kuncilah pintu kamarmu dan berlututlah di tengah lantai. Ambillah kapur tulis dan gambarlah sebuah lingkaran di mana Anda berada dalam lingkaran itu. Lalu, berdoalah dan mintalah Allah supaya Dia memulai kebangunan rohani dari dalam lingkaran itu. Apabila Allah menjawab doamu, di situlah awal dari kebangunan rohani." Sebuah jawaban yang tepat!

Saudara, banyak orang ingin melihat kebangunan rohani, tetapi tak ada satu pun yang siap. Hati mereka belum disiapkan. Hati mereka masih dipenuhi dengan perkara-perkara duniawi dan segala kerinduan hatinya semata-mata untuk diri sendiri. Kalau Anda merindukan kebangunan rohani, mulailah dari diri sendiri.

Kita merindukan pemulihan. Kita merindukan lawatan Allah. Tetapi adakah di antara kita yang mau membayar harganya? Adakah di antara kita yang menyiapkan hati untuk menerima lawatan Tuhan?(©salib.net)

Kebangunan rohani adalah pesta surgawi.

Content received from: salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota, http://www.salib.net