HILANGNYA SEBUAH KESEMPATAN
Saturday, July 03, 2004 (10:44:21)

Posted by SALIB

"Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya" (Matius 16:26)?

Selama 3 hari pertama bulan Juli 1863, terjadi pertempuran hebat antara pasukan Utara melawan pasukan Selatan di Gettysburg dalam perang saudara di Amerika. Akhirnya pasukan Utara di bawah pimpinan Jenderal George. G. Meade mulai mendesak pasukan Selatan yang dipimpin oleh Jenderal Robert E. Lee.

Jenderal Lee dan pasukannya mundur ke selatan pada malam tanggal 4 Juli, sementara itu hujan badai menerpa kawasan pesisir timur Amerika. Ketika Jenderal Lee dan pasukannya tiba di Potomac, mereka tidak dapat menyeberangi sungai itu. Sedangkan di belakangnya pasukan musuh sedang mengejarnya. Mereka terjebak.

Bagi Jenderal Meade, inilah kesempatan terbaik untuk memenangkan dan mengakhiri pertempuran. Apalagi Presiden Abraham Lincoln memerintahkan Jenderal Meade untuk segera menyerang musuh yang sudah terjepit itu. Tetapi Jenderal Meade rupanya berlambat-lambat. Ia justru mengadakan rapat dewan dan terus mengulur-ulur waktu untuk menyerang musuhnya. Lama-kelamaan sungai Potomac akhirnya surut dan pasukan di bawah pimpinan Jenderal Lee berhasil menyeberanginya dan meloloskan diri. Perang ini pun menjadi 2 tahun lebih lama lagi. Dan Jenderal Meade tidak pernah mendapatkan lagi kesempatan emas seperti itu, sampai Jenderal Grant yang berhasil memaksa Jenderal Lee menyerah pada tanggal 9 April 1865.

Kisah ini menggambarkan tragedi hilangnya sebuah kesempatan yang amat berharga. Jika saja Jenderal Meade menggunakan kesempatan itu untuk menyerang musuhnya, harta dan nyawa manusia dalam pertempuran 2 tahun itu tidak perlu dikorbankan dengan sia-sia.

Allah sebenarnya memberikan kesempatan emas kepada manusia untuk memperoleh nyawanya selama mereka hidup di bumi ini. Sebab manusia mati hanya satu kali, setelah itu dihakimi (Ibr. 9:27).

Perlu dipahami bahwa dunia ini bukanlah segala-segalanya. Harta yang amat berharga yang Anda miliki adalah nyawa. Sebab Allah hanya memberikan 2 tempat untuk nyawa setelah manusia mati: surga atau neraka. Jadi apa artinya bila seseorang mempunyai kekayaan, kedudukan, harta yang banyak, atau apa saja, tetapi nyawanya binasa atau kekekalannya ditentukan di neraka? Apa yang Yesus maksudkan di sini adalah berilah prioritas yang terutama kepada nyawa Anda! Untuk memperoleh nyawa Anda – hidup kekal di surga – Anda wajib menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut Kristus. Inilah inti kekristenan.

Camkan, tidak ada kesempatan lagi bila kita telah mati. Selama Anda berada di dunia, inilah kesempatan terbaik untuk melayani Tuhan dan melakukan kehendak-Nya. Jangan tunda-tunda, karena siapa tahu hidupmu berakhir besok!(©salib.net)

Menunda untuk bertobat adalah pekerjaan yang paling disukai iblis.

Content received from: salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota, http://www.salib.net