salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota



· Taruh di Home Page

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: buyjerseysdallas
New Today: 0
New Yesterday: 0
Overall: 1614

People Online:
Members: 0
Visitors: 32
Bots: 0
Staff: 0
Staff Online:

No staff members are online!
Last 10 Forum Messages

Dvd Debat Islam Vs Kristen ke 7 sudah tesedia
Last post by golgota in Agenda Kita on Sep 23, 2017 at 10:02:38

Debat Islam vs Kristen di Surabaya
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 28, 2017 at 14:51:17

Rencana Debat terbuka dgn Islam di Univ.Muhammadiyah Sidoard
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 16, 2017 at 23:25:28

Gsm Membahas : Doktrin Allah Tritunggal
Last post by golgota in Agenda Kita on May 30, 2017 at 15:16:22

Kebangkitan Yesus
Last post by golgota in Belajar Alkitab on Apr 24, 2017 at 16:17:42

Tolong minta didoakan...!
Last post by butrus8cv in Konseling on Mar 19, 2017 at 07:33:46

Seminar Apologetika di GKKK Makassar
Last post by Denny in Agenda Kita on Jan 19, 2016 at 14:25:17

Video Seminar: "HYPER GRACE" (Pdt. Yakub Tri Handoko, Th.M.)
Last post by Denny in Lainnya on Dec 27, 2015 at 09:45:33

Video Seminar: BIBIT, BEBET, BOBOT, & BIBLIKA (Pdt. YTH)
Last post by Denny in Lainnya on Dec 23, 2015 at 05:15:55

Natal 2015 - "Sebelum Abraham jadi, Yesus sudah ada"
Last post by golgota in Agenda Kita on Dec 10, 2015 at 15:34:13

Mewartakan Salib dari Golgota

Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!

We have received
12837887
page views since
April 2004
News > > BERBAHAYAKAH HARRY POTTER?
Result

BERBAHAYAKAH HARRY POTTER?

Artikel Rohani Siapakah Harry Potter?
Harry adalah anak biasa, diperlakukan semena-mena oleh paman dan bibinya yang menampungnya setelah orang tuanya dibunuh. Selama 10 tahun pertama Harry tidur di lemari di bawah tangga.
Sepucuk surat misterius dikirimkan kepadanya yang berisi, "Kami senang memberikan informasi bahwa kamu diterima di Sekolah Sihir Hogwarts." Dan Harry berada di sana dengan dikelilingi tukang sihir, burung hantunya, tongkat sihir, dan jelly yang ada di mana-mana.
Harry Potter and the Sorcerer?s Stone (Harry Potter dan Batu Sihir), buku pertama dari sepuluh seri, pertama kali dipublikasikan di Inggris. Tiga buku pertama mencetak rekor penjualan yang fantastis. Di sekolah, perpustakaan, atau di mana saja orang-orang membicarakan Harry Potter. Apalagi setelah kisah ini diangkat di layar perak, popularitas Harry Potter semakin sulit ditandingi oleh kisah-kisah sihir yang serupa. Dan para fans mengenakan tanda thunderbolt (S) di keningnya. Tanda ini merupakan tanda khas Harry Potter. Nanti kita akan lihat apa arti tanda ini.

Kisah Fiksi yang Bermisi
Apakah Hary Potter yang beredar dalam bentuk buku ataupun film tidak berbahaya? Saya tidak bermaksud memperdebatkan sampai otot leher membesar, sebab kalau mau jujur, masih banyak media di sekitar kita yang sama bahayanya, bahkan mungkin lebih berbahaya. Artikel ini ditulis sebagai bentuk pertanggungjawaban kami sebagai hamba Tuhan yang mencermati perilaku dan kebiasaan generasi zaman sekarang, dan sekaligus sebagai antisipasi terhadap gerak laju pekerjaan kuasa kegelapan.
Tidak selamanya media dan kemajuan teknologi berjalan bergandengan tangan dengan kekudusan. Saya mengangkat topik Harry Potter ini, meskipun agak terlambat (mungkin), tetapi tidak membuat Anda terlambat untuk segera mengantisipasi bahaya media di sekitar kita.
Harry Potter merupakan tokoh fiksi karangan J.K Rowling, penulis Inggris. Kalau begitu, mengapa banyak rohaniawan Kristen yang menentang buku ataupun film ini, kalau toh Harry Potter tidak lebih tokoh fiksi, hasil rekaan J.K Rowling? Sebagian orang beralasan bahwa buku Harry Potter dapat memancing anak-anak untuk gemar membaca, dan memang kenyataannya demikian. Saya punya pendapat seperti ini: kalau misalnya anak Anda sakit dan dokter memberikan puyer yang pahit, apakah Anda akan mengakalinya dengan mencampurnya dengan coklat yang di dalamnya ada arsenik? Ya, Anda akan memberikannya kalau Anda tidak tahu atau Anda tidak mengerti apa arsenik itu. Itu juga yang misi yang coba dicapai oleh Harry Potter. Beberapa orang Kristen berpendapat bahwa buku Harry Potter akan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengerti apa yang salah dengan sihir. Bagi saya, ini tidak lebih dari pendidikan yang konyol. Anda tentunya tidak akan memberikan pelajaran mengenai bahayanya seks bebas dengan cara mengajak mereka menonton film biru, bukan?
Kisah Harry Potter jelas mencoba memperkenalkan dunia gaib kepada kita, terutama anak-anak. Anak-anak diajak untuk berkenalan dengan dunia sihir atau hal-hal yang berbau okultisme dan terbiasa dengannya. Meskipun orang-orang beralasan bahwa Harry Potter hanyalah kisah fiktif yang tidak akan membawa dampak apa-apa, tetapi saya melihat ada misi jelas di dalamnya. Buku-buku fiksi yang dikemas dengan menarik akan mudah diterima oleh anak-anak. Iblis tidak akan datang lagi kepada anak-anak dengan wajah menyeringai sambil mempertontonkan taringnya yang berlumuran darah. Tetapi ia akan menyelinap di antara dunia anak-anak dan berkamuflase menjadi tokoh-tokoh yang lucu dan enak diajak bersahabat. Lagi pula ia mempunyai kekuatan gaib yang sungguh amat menarik anak-anak.

Dampak dan Pengaruhnya
Pada usia 10 tahun, Jacquie K, tertarik dengan dunia gaib. Sejak orang tuanya memberikan kebebasan kepadanya, ia membaca setiap buku fiksi dan fantasi yang ia temui. Dalam imajinasinya ia senang bertemu dengan tukang sihir, ahli nujum, atau kekuatan-kekuatan lainnya.
"Aku membaca buku-buku sejenis Harry Potter hingga kuliah di perguruan tinggi," ujarnya. "Tiga hingga lima kali seminggu. Semakin lama aku semakin mudah mendapatkan buku-buku itu. Tetapi aku adalah orang Kristen. Kalau ada orang menujukan jarinya kepadaku karena apa yang kulakukan itu, aku cuma tertawa. Aku adalah anak muda yang normal dan salah satu pemimpin di kelompok sel Kristen."
Karakter-karakter atau tokoh-tokoh dalam imajinasinya memenuhi pikirannya setiap hari dan dalam mimpi-mimpinya. Tetapi ketika tokoh-tokoh itu mencoba berkomunikasi dengannya, ia menyadari ada sesuatu yang tidak beres, meskipun ia tahu bahwa ia mulai mendapatkan kekuatan yang diinginkannya itu.
"Aku berseru kepada Allah minta pertolongan. Tiba-tiba suara itu berhenti. Aku bukanlah sarjana Alkitab, namun aku menyadari bahwa mereka berasal dari setan. Sebagian orang mengira bahwa aku terlalu imajinatif, sebab aku tidak bisa membedakan antara dunia fantasi dengan kenyataan. Mereka keliru. Aku sadar bahwa melalui buku-buku itu aku mempunyai kemampuan untuk berkontak dengan dunia gaib.
Tiga puluh tahun yang lalu, aku harus mencari buku-buku seperti itu, tetapi kini ada di mana-mana. Apa yang kukuatirkan adalah apa yang pernah terjadi denganku akan terjadi dengan banyak anak-anak."
Banyak laporan yang menyebutkan adanya keinginan anak-anak untuk belajar ilmu sihir setelah mereka membaca atau menonton film Harry Potter. Seorang anak berusia 13 tahun berkata, "Aku ingin masuk sekolah Hogwarts, sebab aku ingin menjadi tukang sihir." Ini merupakan keinginan yang mewakili ribuan anak setelah mereka membaca atau menyaksikan film Harry Potter. Ini tidak bisa dianggap remeh. Keinginan semacam ini sudah merupakan indikasi bahwa misi Harry Potter berhasil, tinggal ditindaklanjuti oleh kuasa-kuasa kegelapan.

Penjelasan Akitab
Sebelum memasuki tanah Kanaan, Allah menyampaikan firman-Nya, "Apabila engkau sudah masuk ke negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, maka janganlah engkau belajar berlaku sesuai dengan KEKEJIAN yang dilakukan bangsa-bangsa itu. Di antaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi PETENUNG, seorang PERAMAL, seorang PENELAAH, seorang PENYIHIR, seorang PEMANTERA, ataupun seorang yang BERTANYA kepada ARWAH atau kepada ROH PERAMAL atau yang MEMINTA PETUNJUK kepada ORANG-ORANG MATI. Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adalah KEKEJIAN bagi TUHAN, dan oleh karena kekejian-kekejian inilah TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu" (Ul. 18:9-12).
Tidak perlu penafsiran yang rumit untuk memahami perintah Tuhan ini. Semuanya jelas. Tuhan melarang kita untuk terlibat dalam praktek-praktek okultisme dalam bentuk apapun juga. Semuanya itu merupakan kekejian bagi Tuhan.
Apa yang coba dilakukan oleh Harry Potter itu justru memperkenalkan dunia okutisme kepada kita, terutama anak-anak. Seorang kritikus mengakui bahwa Harry Potter merupakan produk yang berhasil dan disukai oleh anak-anak. Kemasan dan cerita yang menarik dan apik merupakan nilai plus tersendiri bagi Harry Potter.
Seperti yang telah disebutkan di atas, Harry Potter mencoba mengajak kita untuk berkenalan dengan dunia gaib, dengan permainan karakter yang menarik. Sekilas, tidak ada sesuatu yang membahayakan. Cerita yang disajikan amat logis dan penuh dengan permainan imajinasi. Lagi pula, buku ini akan meningkatkan minat baca anak-anak. Orang tua mana yang tidak suka melihat anak-anaknya tiba-tiba gemar membaca?
Banyak pesan-pesan implisit yang terkandung dalam cerita Harry Potter. Salah satu contoh adalah simbol thunderbolt (S) di dahi Harry Potter. Tanda ini berarti "destroyer" (penghancur). Menurut mitos, ini adalah senjata Zeus. Dikenakan supaya memiliki kuasa atas orang lain. Simbol ini juga dikenakan oleh tentara NAZI (Anda bisa klik di http://www.exposingsatanism.org/signsymbols.htm untuk melihat simbol-simbol lainnya).
Orang Kristen yang dewasa seharusnya memahami akan bahaya ini. Alkitab berkata, "Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai PANCAINDERA yang TERLATIH untuk MEMBEDAKAN yang BAIK dari pada yang JAHAT" (Ibr. 5:14). Setiap anak Tuhan dewasa mempunyai pancaindera yang terlatih. Ia mempunyai ketajaman roh yang dapat membedakan yang baik dengan yang jahat.
Harry Potter, baik dalam bentuk bacaan maupun film, tidak lebih dari ajakan kuasa kegelapan kepada para pembacanya untuk masuk dalam dunia gaib. Dalam hal ini sasaran utamanya adalah anak-anak. Dan adalah tanggung jawab para orang tua untuk mendidik anak-anak Anda di dalam Tuhan dan mengajarkan mereka firman Tuhan. Perintah Tuhan, "Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau MENGAJARKANNYA berulang-ulang kepada anak-anakmu dan MEMBICARAKANNYA apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun" (Ul. 6:6, 7).
Hendaknya para orang tua dapat membedakan mana yang baik dan mana yang jahat. Kalau tidak demikian Anda dapat menjerumuskan anak Anda sendiri ke dalam jurang kehancuran. Saya tidak bermaksud menakut-nakuti Anda. Saya hanya ingin Anda mewaspadai segala perkembangan yang terjadi di sekitar kita.
Anda sebagai fans Harry Potter tentu akan protes, "Ah, kenapa cuma Harry Potter saja yang Anda musuhi? Bukankah di sekitar kita, film-film di acara televisi, game-game, atau buku-buku lainnya yang bernada serupa?" Perlu saya tekankan bahwa saya tidak memusuhi Harry Potter. Lagi pula tidak ada gunanya memusuhi karakter yang merupakan hasil imajinasi seseorang, bukan? Yang saya musuhi adalah pesan dan misi yang terkandung di dalamnya. Kalau Anda berbicara mengenai media-media lainnya, saya akui memang ya. Itu sebenarnya yang membuat saya ngeri melihat perkembangan teknologi, terutama multimedia, yang begitu cepat dan sulit lagi untuk difilter. Pada sisi lain, media Kristen kurang diminati oleh orang Kristen sendiri. Dan agaknya tidak banyak orang Kristen sendiri yang terbeban untuk membuat media yang berkualitas dan bisa diminati oleh orang Kristen sendiri.
Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk mendidik anak-anak di dalam Tuhan, jangan sampai mereka menjadi makanan empuk kuasa kegelapan, hanya karena kita tidak memahami serangan kuasa kegelapan melalui media anak-anak.(© salib.net)

Posted by SALIB on Wednesday, May 05, 2004 (09:59:35) (1698 reads)
Average Score: 4.5
Votes: 2


Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad

Musuh utama orang Kristen menurut Anda adalah:

Teroris
0 %0 %0 %
ISIS
10 %10 %10 %
Kesuaman
20 %20 %20 %
Agamawi
10 %10 %10 %
Ahli Taurat/Kitab
0 %0 %0 %
Perpecahan
20 %20 %20 %
Kebencian
0 %0 %0 %
Kesombongan
30 %30 %30 %
Hedonisme
10 %10 %10 %
Results :: Polls

Votes: 10
Comments: 1
Wednesday, November 09
  AHOK DAN SKENARIO ILAHI (0)
Tuesday, July 26
  BEBAN YANG MENJADIKAN KOKOH (0)
Tuesday, July 26
  BATU PENJURU (0)
Tuesday, July 26
  UNTA DAN LUBANG JARUM (0)
Tuesday, July 26
  SIAPAKAH Mr. MAMON? (0)
Tuesday, July 26
  TETAP FIT (0)
Tuesday, July 26
  SURGA ITU ADA? (0)
Tuesday, May 17
  HAK ANDA TERJAMIN (0)
Tuesday, May 17
  SEMPER FI (0)
Tuesday, May 17
  TUHAN MENYINGKAPKAN RAHASIA (0)

Older Articles
Each user can view the site with a different theme.
Themes marked with a * also change the forum look.

Semua artikel, forum, dan berita di situs ini adalah tanggung jawab para pengirim.
Silakan menyadur atau meng-copy seizin kami. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber: salib.net.
Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy
Azul theme and related images designed by Jamin - upgraded by Phoenix.