salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota



· Taruh di Home Page

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: buyjerseysdallas
New Today: 0
New Yesterday: 0
Overall: 1614

People Online:
Members: 0
Visitors: 32
Bots: 0
Staff: 0
Staff Online:

No staff members are online!
Last 10 Forum Messages

Dvd Debat Islam Vs Kristen ke 7 sudah tesedia
Last post by golgota in Agenda Kita on Sep 23, 2017 at 10:02:38

Debat Islam vs Kristen di Surabaya
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 28, 2017 at 14:51:17

Rencana Debat terbuka dgn Islam di Univ.Muhammadiyah Sidoard
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 16, 2017 at 23:25:28

Gsm Membahas : Doktrin Allah Tritunggal
Last post by golgota in Agenda Kita on May 30, 2017 at 15:16:22

Kebangkitan Yesus
Last post by golgota in Belajar Alkitab on Apr 24, 2017 at 16:17:42

Tolong minta didoakan...!
Last post by butrus8cv in Konseling on Mar 19, 2017 at 07:33:46

Seminar Apologetika di GKKK Makassar
Last post by Denny in Agenda Kita on Jan 19, 2016 at 14:25:17

Video Seminar: "HYPER GRACE" (Pdt. Yakub Tri Handoko, Th.M.)
Last post by Denny in Lainnya on Dec 27, 2015 at 09:45:33

Video Seminar: BIBIT, BEBET, BOBOT, & BIBLIKA (Pdt. YTH)
Last post by Denny in Lainnya on Dec 23, 2015 at 05:15:55

Natal 2015 - "Sebelum Abraham jadi, Yesus sudah ada"
Last post by golgota in Agenda Kita on Dec 10, 2015 at 15:34:13

Mewartakan Salib dari Golgota

Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!

We have received
12837874
page views since
April 2004
News > > HUKUM TABUR-TUAI
Result

HUKUM TABUR-TUAI

Renungan "…..orang yang membajak kejahatan dan menabur kesusahan, ia menuainya juga" (Ayub 4:8).

Seorang wanita setengah tua menyewa sebuah vila yang cukup indah pada musim panas di pinggir danau. Vila yang disewa itu menyertakan seekor anjing besar sebagai salah satu fasilitas, plus sebagai "satpam".

Pada salah satu ruangan yang menghadap ke danau, terdapat sebuah kursi besar yang menghadap ke jendela. Dari seluruh kursi yang ada di vila itu, kelihatannya kursi ini adalah kursi yang paling nyaman. Sayangnya, anjing besar yang setiap hari kerjaannya tidur itu selalu mendahului untuk memakai kursi itu. Rupanya wanita ini juga tidak berani mengusir anjing yang cukup galak itu. Tapi ia tidak kekurangan akal. Ia pura-pura berlari ke jendela di ruangan lain dan berteriak: "Kucing!" Dengan segera anjing itu bangkit dari kursinya dan berlari keluar sambil menggonggong, mencari kucing! Demikianlah dilakukan wanita ini setiap kali wanita ini hendak memakai kursi itu. "Kapok, lu!" kata wanita ini tertawa."Boleh juga akal gue."

Suatu hari ketika wanita ini sedang menikmati kursi empuk itu, tiba-tiba ia mendengar anjing itu menyalak dengan keras dan melengking-lengking menghadap ke jendela. Dengan cepat wanita ini berlari keluar untuk melihat apa yang terjadi. Tiba-tiba dengan cepat anjing itu berlari dan langsung…….huup, merebahkan tubuhnya di kursi itu. "Gue balas lu!" kata anjing itu.

Kita boleh tersenyum membaca kisah ini. Tapi inilah hukum: Barangsiapa menabur akan menuai, sesuai dengan apa yang ditaburnya itu. Cepat atau lambat tuaian itu akan terjadi.

Alkitab cukup banyak berbicara tentang hukum tabur-tuai. Hukum ini tidak hanya berlaku dalam alam nyata / jasmani, tetapi juga dalam alam roh. Salomo berkata: "Orang yang menabur KECURANGAN akan menuai BENCANA…." (Ams. 22:8). Hosea berkata: "…..mereka menabur ANGIN, makan mereka akan menuai PUTING BELIUNG" (Hos. 8:7).

Paulus dengan tegas menuliskan hal ini: "……Karena apa yang DITABUR orang, itu juga yang akan DITUAINYA" (Gal. 6:8). Prinsip ini sangat jelas dan tidak perlu direka-reka artinya. Apa yang kita tabur itulah yang akan kita tuai.
Penyimpangan hukum ini akan terjadi apabila saat kita menabur kebenaran, kita sedang dalam keadaan tinggal di dalam dosa. Ketika orang Israel hidup dalam pemberontakan kepada Tuhan, nabi Yeremia berkata: "Mereka telah menabur GANDUM, tetapi yang dituai adalah SEMAK DURI…." (Yer. 12:13). Dosa mengubah gandum mereka menjadi semak duri.

Firman Tuhan memberi nasihat kepada kita supaya tidak jemu-jemu atau tidak pernah berhenti menabur kebaikan, "….karena apabila sudah datang WAKTUNYA, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah" (Gal. 6:9). Mungkin selama ini kita "diusiki" dengan orang-orang yang meminta bantuan kita. Sepertinya mereka tidak pernah berhenti meminta bantuan kepada kita. Apalagi yang meminta bantuan itu, ya orang-orang itu aja. Kalau kita berpikir demikian, bukankah Tuhan juga nanti akan "bosan" dengan permintaan-permintaan kita?(©salib.net)

Posted by admin on Thursday, October 22, 2015 (07:46:28) (690 reads)
 More about Renungan

Most read story about Renungan:
APA ARTI PELAYANAN?
Average Score: 3
Votes: 1


Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad

Musuh utama orang Kristen menurut Anda adalah:

Teroris
0 %0 %0 %
ISIS
10 %10 %10 %
Kesuaman
20 %20 %20 %
Agamawi
10 %10 %10 %
Ahli Taurat/Kitab
0 %0 %0 %
Perpecahan
20 %20 %20 %
Kebencian
0 %0 %0 %
Kesombongan
30 %30 %30 %
Hedonisme
10 %10 %10 %
Results :: Polls

Votes: 10
Comments: 1
Wednesday, November 09
  AHOK DAN SKENARIO ILAHI (0)
Tuesday, July 26
  BEBAN YANG MENJADIKAN KOKOH (0)
Tuesday, July 26
  BATU PENJURU (0)
Tuesday, July 26
  UNTA DAN LUBANG JARUM (0)
Tuesday, July 26
  SIAPAKAH Mr. MAMON? (0)
Tuesday, July 26
  TETAP FIT (0)
Tuesday, July 26
  SURGA ITU ADA? (0)
Tuesday, May 17
  HAK ANDA TERJAMIN (0)
Tuesday, May 17
  SEMPER FI (0)
Tuesday, May 17
  TUHAN MENYINGKAPKAN RAHASIA (0)

Older Articles
Each user can view the site with a different theme.
Themes marked with a * also change the forum look.

Semua artikel, forum, dan berita di situs ini adalah tanggung jawab para pengirim.
Silakan menyadur atau meng-copy seizin kami. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber: salib.net.
Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy
Azul theme and related images designed by Jamin - upgraded by Phoenix.