salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota



· Taruh di Home Page

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: portugalfotbol
New Today: 0
New Yesterday: 1
Overall: 1635

People Online:
Members: 0
Visitors: 58
Bots: 1
Staff: 0
Staff Online:

No staff members are online!
Last 10 Forum Messages

Shooter und Chelsea Vertrag, gibt es dreieinhalb Jahren Zei
Last post by portugalcamiseta1 in Berita dan Kejadian on Jan 18, 2018 at 05:58:48

Custom Golden State Warriors Jerseys
Last post by kipnisjerseys in Belajar Alkitab on Jan 18, 2018 at 02:35:38

Undangan Natal 2017
Last post by golgota in Agenda Kita on Dec 05, 2017 at 15:48:37

Dvd Debat Islam Vs Kristen ke 7 sudah tesedia
Last post by golgota in Agenda Kita on Sep 23, 2017 at 10:02:38

Debat Islam vs Kristen di Surabaya
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 28, 2017 at 14:51:17

Rencana Debat terbuka dgn Islam di Univ.Muhammadiyah Sidoard
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 16, 2017 at 23:25:28

Gsm Membahas : Doktrin Allah Tritunggal
Last post by golgota in Agenda Kita on May 30, 2017 at 15:16:22

Kebangkitan Yesus
Last post by golgota in Belajar Alkitab on Apr 24, 2017 at 16:17:42

Tolong minta didoakan...!
Last post by butrus8cv in Konseling on Mar 19, 2017 at 07:33:46

Seminar Apologetika di GKKK Makassar
Last post by Denny in Agenda Kita on Jan 19, 2016 at 14:25:17

Mewartakan Salib dari Golgota

Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!

We have received
13435405
page views since
April 2004
News > > Hidup Dengan Hati Nurani yang Murni
Result

Hidup Dengan Hati Nurani yang Murni

Artikel Rohani Pendahuluan

Baru-baru ini di Indonesia dibentuk Komisi Pemberantasan Korupsi, saya sempat mengikuti melalui TV. Menurut surat kabar Suara Karya 19.01.04, dengan judul Korupsi telah mengancam budaya bangsa, bahwa korupsi sudah seperti penyakit kanker, dianggap hal yang biasa.

Dikatakan dalam cuplikan itu, korupsi bukan hanya masalah uang saja, tetapi korupsi adalah ketidak jujuran dan kebohongan yang sistematis. Untuk memberantas korupsi kuncinya hukum harus ditegakkan, sedangkan hukum di Indonesia sudah kehilangan kekuatannya, bahkan negara ini tidak bisa disebut Negara hukum lagi.

Menanggapi masalah ini, apa tindakan kita sebagai orang Indonesia yang percaya?

Tidak hanya di Indonesia saja, diseluruh dunia komunitas sudah sangat tidak mendukung untuk kita bebuat jujur, sering malah membingungkan kita mana yang benar atau salah.
- Para businessmen membuat 2 bon, 1 untuk kantor pajak yang lain untuk diri sendiri
- Para ibu kalau beli sesuatu terlalu mahal biasanya mengatakan murah pada suaminya
- Kalau terlambat datang beri aja alasan yang masuk akal
- Para karyawan kalau boss tidak dikantor, datangnya terlambat dan pulang sebelum jam pulang

Yesus dalam doaNya kepada Bapa, untuk para murid di Yoh.17:14, 15, "Aku telah memberikan firmanMu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.Aku tidak meminta supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari yang jahat." Ayat 20, doa Tuhan Yesus bukan untuk muridNya saja, tetapi untuk orang-orang yang percaya. Bapa mengutus Yesus menyatakan kebenaran didunia, sebagai orang percaya, kita menjadi utusan Yesus didunia, dunia membenci kita karena kita tidak memiliki nilai yang sama dengan dunia ini. Tetapi dunia membenci orang Kristen karena munafik.

Kenyataannya banyak orang Kristen yang menyesuaikan diri dengan nilai dunia.

Untuk membangun komunitas yang jujur dan tulus:
1. Gereja harus berani menyatakan kejujuran
2. Untuk membangun gereja yang jujur, harus dimulai dengan kelompok kecil yang berani terbuka dan jujur
3. Untuk bisa terbentuk kelompok kecil yang terbuka dan jujur, harus dimulai dari diri kita sendiri.

- Kita harus saling mendukung dan mengutamakan kejujuran dan kebenaran dalam setiap aspek kehidupan, dalam hubungan suami isteri, pelayanan dan pekerjaan
- Menjadi contoh dalam melakukan kejujuran (contoh, hotel)
- Kita harus berani terbuka tentang diri kita, walaupun kadang-kadang orang memandang rendah atau menjauhi kita.(dalam hal berjinah, keterikatan dengan obat, pornography, dosa masa lalu dsb).

Agar kita bisa berani tebuka dan jujur mengenai diri kita, maka kita harus memiliki hati nurani yang murni.

Alkitab mengajarkan tentang hati nurani yang murni:
- Kis. Rasul 23:1, Paulus menulis tentang hati nurani yang murni
(good conscience), artinya tidak tercelah dihadapan manusia dan Tuhan (Kis. Rasul 24:16).
- 1 Tim. 3:9, Rasul Paulus menasehati Timotius agar memiliki hati nurani yang suci (pure conscience), artinya hati nurani yang tidak ada perasaan bersalah, tidak bisa ditemukan kesalahan, hal ini bisa terjadi bila hati kita disucikan oleh darah Yesus terus menerus.

Banyak orang Kristen mengalami masalah yang seharusnya tidak perlu dialami, hanya karena hati nurani yang tidak disucikan terus menerus.

1. Hati nurani yang sensitif membedakan yang benar dari yang salah, menandakan kedewasaan rohani Ibrani 5:13,14, "Sebab barang siapa yang masih memerlukan susu, ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang dewasa , yang karena mempunyai panca indera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat."

2. Ajaran Paulus:

- Paulus mengajar tentang pentingnya hati nurani yang murni Kis.Rasul 24:16, ...'aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni dihadapan Allah dan manusia.'

2 Kor.1:12, 'Inilah yang kami megahkan, yaitu suara hati kami memberi kesaksian kepada kami, bahwa hidup kami didunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi.'

- Paulus memperingatkan Timotius bahwa iman bekerja sama dengan hati nurani yang murni. Iman tidak bertumbuh, bila hati nurani tidak dimurnikan.

1 Tim.1:18,19, 'Tugas ini kuberikan kepadamu Timotius anakku ... engkau memperjuangkan perjuangan yang baik dengan iman dan hati nurani yang murni. Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni, dan karena itu kandaslah iman mereka.'

3. Ajaran Petrus

1 Pet.3:16, "....dengan hati nurani yang murni, supaya mereka yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus menjadi malu karena fitnahan mereka."

Mengapa kita perlu untuk memurnikan hati nurani terus-menerus?

Suara hati kita sering ditekan dan dikalahkan dengan keyakinan-keyakinan yang rasional, yang masuk akal, sebab dengan cara ini manusia menghilangkan perasaan bersalah.

Keyakinan (conviction) yang rasional sangat dipengaruhi oleh hati manusia, seperti kebencian, kepahitan, berbohong, ketidak adilan, sedangkan karakter ini timbul akibat latar belakang dan lingkungan sekitar, karena orang tua, keluarga, suami atau isteri, kesehatan, ekonomi, pemerintah ataupun musuh.

Keyakinan rasional dalam diri manusia ini yang sering mengalahkan karakter Allah seperti kasih, kebenaran, keadilan, kemurnian dan kemurahn, yang manusia peroleh melalui persekutuan dengan Allah dan Firman Tuhan.

Contoh: nonton pornografi, datang terlambat, nyontek, bohong (karena pemerintah)

Hati nurani hanya bisa dimurnikan melalui pengampunan (minta ampun dan diampuni) dan pertobatan. Biasanya makin kita merasa bersalah, semakin kita menyalahkan orang lain atau keadaan, akibatnya kepahitan menyerang mental dan emosi kita, oleh sebab itu setiap kali ada ganjalan dalam hati sebaiknya kita minta ampun dan mengampuni. Pertobatan dan pengampunan harus menjadi bagian kita setiap hari, dalam memurnikan hati nurani.

Pengaruh hati nurani yang murni dalam kehidupan

1. Ada kemampuan untuk menghindari pencobaan

Contoh:

Seorang anak kecil bertanya pada ibunya, "Seandainya aku berbohong, apakah cukup hanya minta ampun pada Tuhan?" Ibunya menjawab, "Tidak, kamu harus minta maaf pada orang yang kamu bohongi" Lalu iakekamarnya, tidak lama kemudian ia keluar, bertanya lagi pada ibunya, "Mami, bagaimana kalau orang itu tidak mau mengampuninya?" Ibunya berkata,"Kalau kamu benar-benar menyesali perbuatanmu, pasti orang itu mau mengampunimu!" Anak ini kembali lagi kekamarnya, lalu ia keluar lagi menemui ibunya, "Mami aku bohong kepadamu, kemarin malam, waktu aku mau tidur denganmu, aku beri alasan baru mimpi jelek. Tadi pagi semua tanya apa mimpinya, dan aku ngarang ceritanya, tapi aku terus menangis". Sesudah ibunya memberi penjelasan padanya, anak itu bertanya pada kakaknya, "Apakah kamu tidak pernah bohong?" Kakaknya menjawab, "Sering, waktu aku seumurmu!" "Lalu sesudah itu apakah kamupernah bohong?" Kakaknya menjawab; "Tidak, karena percuma, aku mesti mengaku pada orang yang kubohongi dan minta maaf padanya!."

Kalau kita sering minta mau minta ampun dan mengampuni, dan mengajar anak kita untuk berbuat itu, maka dengan sendirinya kita mudah untuk mengatasi pencobaan untuk berbohong.

Seorang businessman dijebak oleh temannya untuk investasi suatu proyek, semula hanya 1 juta, bisa untung menjadi 10 juta, temannya memberi 9 juta keuntungan, hanya ada sedikit miring, tapi itu nggak masalah, semua orang juga lakukan hal itu.

Seminggu kemudian temannya datang lagi, katanya ada proyek yang besar, kalau kamu mau invest 100 juta, kamu bisa untung menjadi 1 M. Proyek ini ada hubungan dengan pejabat, tapi nggak usah kuatir, gak bakal ketahuan

- Iblis memakai hati nurani yang tercemar untuk mengalahkan orang Kristen sehingga mereka masuk pada pencobaan yang lebih besar. Jarang orang bisa menyadari harga yang harus dibayar pada akhirnya, selagi mereka menikmati kesenangan dosa. Rasa bersalah yang timbul dipakai iblis untuk menuduh kita sehingga kita jatuh kedalam pencobaan yang lebih dalam.

Contoh: seorang suami pergi ke bar dan ditemani seorang perempuan yang dibawa temannya, ia tidak mengaku kepada isterinya, maka lain kali bila ia diajak kebar lagi, kali ini mulai dipijit oleh perempuan, ia masih merasa tidak perlu memberitahukan isterinya, hanya dipijat. Akhirnya ia dibawa berjinah disebuah hotel, temannya membisikan,
"Tenang aja, aku bantu, isterimu gak bakal tahu, selama ini kan isterimu tidak tahu!." Dari perzinahan yang pertama menjadi kebiasaan berzinah. (Sebuah majalah meramalkan bahwa tahun ini akan banyak perzinahan para pejabat yang ditelanjangi).

2. Kesadaran untuk membuat keputusan yang benar

Suatu malam, ketika presiden sebuah perusahaan terkenal dalam perjalanan pulang, waktu hujan rintik-rintik, tiba-tiba ada seorang anak bersepeda, ia menginjak rem untuk menghindari anak itu, tetapi karena licin, ia menabrak anak itu. Seketika itu ia membuat keputusan yang fatal, ia melarikan mobilnya meninggalkan anak itu tergeletak dijalan. Esok paginya, berita menyiarkan ada anak yang tergeletak dijalan ditinggal lari oleh mobil yang menabraknya, lalu anak ini tertabrak oleh kendaraan berikutnya, sampai meninggal. Mendengar berita itu, bapak ini tidak tahan, ia pergi kekantor polisi, mengaku dialah pengemudi mobil yang melarikan diri. Akhirnya ia dijatuhi hukuman 25 tahun.

Waktu wartawan mewawancarai bapak ini, ternyata waktu ia berusia 8 th, ayahnya pulang dengan membawa jam yang indah, dan menyimpan dilemarinya. Suatu hari ia ingin menunjukkan jam itu pada temannya, lalu tanpa setahu ayahnya ia bawa jam itu kesekolah. Seorang temannya ingin memegang jam itu, tetapi waktu mengembalikannya jam itu jatuh dan pecah. Sepulang sekolah ia kembalikan jam itu ditempat semula, sampai 1 minggu kemudian ayahnya menemukan jamnya yang rusak dan bertanya pada anaknya, karena ia takut ayahnya marah, tidak berani mengaku. Tetapi sejak hari itu saya bisa merasakan dalam kehidupan ini saya selalu memilih keputusan yang salah, saya selalu berusaha menghindari konsekwensi dari kesalahan saya.

Banyak keputusan salah dalam hidup akibat hati nurani yang tercemar.

3. Hati nurani yang murni memungkinkan kita menjadi saksi yang hidup

- Seorang anak remaja tidak berani bersaksi atau menginjil, karena waktu ia berada di team basket, ia berselisih dengan temannya dan ia mengeluarkan kata-kata kotor. Sejak itu dia takut dibilang munafik kalau mengaku ia Kristen apalagi menginjil.
- Seorang anak perempuan menyatakan ia takut untuk bersaksi dan menginjil, karena waktu ia ujian maths, temannya memberika contekan kepadanya. Oleh sebab itu ia sulit mengaku Kristen, takut dibilang munafik.

Karena itu 1 Pet.3:15,16, miliki hati nurani yang baik, agar orang yang memfitnahmu menjadi malu sendiri.

Hati nurani yang tidak murni, bisa menjadi batu sandungan bagi orang lain. Seorang anak perempuan berkata, orang tuanya selalu melarangnya kegereja dan melayani, karena orang tuanya belum percaya. Ia ingin sekali orang tuanya mengenal Kristus. Lalu anak perempuan ini mulai menyendiri, ia mengingat-ingat apa saja yang membuat orang tuanya marah dan melarangnya kegereja. Ia mulai menulis satu persatu, sebabnya konflik dengan orang tua, antara lain, malas membantu dirumah, suka nonton TV, suka chatting. Lalu anak ini minta maaf kepada orang tuanya atas kemalasannya. Ia mulai serius dengan saat teduhnya dan membangun hubungan intim dengan Tuhan. Tidak seberapa lama kemudian orang tuanya mulai mau ikut dia ke-gereja.

4. Membangun persahabatan yang baik

Dasar untuk menjalin hubungan persahabatan adalah kejujuran dan ketulusan, adanya keterbukaan, melalui hati nurani yang bersih. Ada seseorang pernah bekerja dan mencuri uang bossnya. Waktu ia bertobat ia mendatangi bossnya dan minta maaf padanya. Tidak diduga, bossnya mengampuninya dan memuji kejujurannya, bahkan ia diberi pekerjaan dengan gaji yang baik.

Dari contoh-contoh diatas kita belajar bahwa, hati nurani mempengaruhi pikiran, perkataan, perbuatan, sikap dan motivasi kita.

Tindakan orang tua terhadap anak:

- Orang tua bertanggung jawab atas pembentukan moral anak. Sejak anak dalam kandungan ibu, anak itu bisa merasa apakah dia diperhatikan atau tidak, seperti seorang ibu yang merokok, minum alcohol, sibuk dengan karier tidak periksa ke dokter, atau ayah yang memperhatikan kandungan isteri, memperhatikan kesehatan isterinya, menemaninya periksa, hal ini akan membawa efek kepada bayinya. Anak yang lahir dengan perhatian orang orang tua selama dalam kandungan, akan memiliki moral yang lebih baik dari pada anak yang tidak diperhatikan.

- Seorang anak adalah pengamat moral orang tuanya. Seorang anak laki-laki sedang bermain membangun sesuatu dengan tanah liat, orang tuanya bertanya, 'Kamu sedang membuat apa?' Ia menjawab, 'Aku membuatkan rumah untuk papa, mama kalau sudah tua seperti kakek yang tinggal sendirian.' Anak ini melihat orang tuanya memperlakukan kakeknya, tinggal disebuah ruangan kecil dikebun dan hanya diberi makanan, tetapi tidak boleh masuk kerumah mereka.

- Anak yang dididik terlalu keras, selalu dimarah kalau berbuat salah, akan takut mengaku salah, akibatnya hati nuraninya tidak murni, tidak berani menanggung konsekwensi kesalahan. Dan suka bohong.

- Anak yang terlalu dimanja, menjadi manipulatif dan pura-pura baik didepan orang tua (anak yang prestasinya bagus, ternyata menyontek).

Dasar pembentukan moral anak, terjadi dalam 20 tahun pertama dalam hidupnya, karena itu orang tua harus mau meluangkan waktu bersama anaknya, mengarahkan moralnya dan menjadi contoh moral yang baik.

Konklusi

Untuk membangun masyarakat yang jujur, sebagai orang percaya kita harus memulai dari diri sendiri belajar terbuka, hidup dengan jujur dan tulus. Tugas kita setiap hari mengkoreksi hati nurani, dengan pengampunan dan pertobatan, agar kita bisa hidup dengan keputusan yang benar, menjadi saksi dan menyelesaikan konflik.

Bagi yang sudah mempunyai anak, kita mau menjadi contoh moral untuk anak-anak kita.

Mari kita pulang mulai memeriksa hati nurani kita, baik dengan orang tua, sahabat, teman pelayanan, dengan suami atau isteri, serta dengan anak-anak kita.

Iman bertumbuh karena hati nurani yang murni

Posted by dessy on Friday, March 12, 2010 (03:06:56) (1792 reads)
Average Score: 5
Votes: 2


Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad

Musuh utama orang Kristen menurut Anda adalah:

Teroris
0 %0 %0 %
ISIS
10 %10 %10 %
Kesuaman
20 %20 %20 %
Agamawi
10 %10 %10 %
Ahli Taurat/Kitab
0 %0 %0 %
Perpecahan
20 %20 %20 %
Kebencian
0 %0 %0 %
Kesombongan
30 %30 %30 %
Hedonisme
10 %10 %10 %
Results :: Polls

Votes: 10
Comments: 1
Friday, May 19
  DISIPLIN (0)
Friday, May 19
  DUSTA IBLIS (0)
Friday, May 19
  TANGGUNG JAWAB PRIBADI (0)
Friday, May 19
  HARGA SEBUAH SENYUMAN (0)
Wednesday, November 16
  KEBENARAN VS KEBATILAN (0)
Wednesday, November 09
  AHOK DAN SKENARIO ILAHI (0)
Tuesday, July 26
  BEBAN YANG MENJADIKAN KOKOH (0)
Tuesday, July 26
  BATU PENJURU (0)
Tuesday, July 26
  UNTA DAN LUBANG JARUM (0)
Tuesday, July 26
  SIAPAKAH Mr. MAMON? (0)

Older Articles
Each user can view the site with a different theme.
Themes marked with a * also change the forum look.

Semua artikel, forum, dan berita di situs ini adalah tanggung jawab para pengirim.
Silakan menyadur atau meng-copy seizin kami. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber: salib.net.
Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy
Azul theme and related images designed by Jamin - upgraded by Phoenix.