salib.net - Mewartakan Salib dari Golgota



· Taruh di Home Page

Welcome Anonymous

Nickname
Password

Membership:
Latest: buyjerseysdallas
New Today: 0
New Yesterday: 0
Overall: 1614

People Online:
Members: 0
Visitors: 33
Bots: 2
Staff: 0
Staff Online:

No staff members are online!
Last 10 Forum Messages

Dvd Debat Islam Vs Kristen ke 7 sudah tesedia
Last post by golgota in Agenda Kita on Sep 23, 2017 at 10:02:38

Debat Islam vs Kristen di Surabaya
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 28, 2017 at 14:51:17

Rencana Debat terbuka dgn Islam di Univ.Muhammadiyah Sidoard
Last post by golgota in Agenda Kita on Aug 16, 2017 at 23:25:28

Gsm Membahas : Doktrin Allah Tritunggal
Last post by golgota in Agenda Kita on May 30, 2017 at 15:16:22

Kebangkitan Yesus
Last post by golgota in Belajar Alkitab on Apr 24, 2017 at 16:17:42

Tolong minta didoakan...!
Last post by butrus8cv in Konseling on Mar 19, 2017 at 07:33:46

Seminar Apologetika di GKKK Makassar
Last post by Denny in Agenda Kita on Jan 19, 2016 at 14:25:17

Video Seminar: "HYPER GRACE" (Pdt. Yakub Tri Handoko, Th.M.)
Last post by Denny in Lainnya on Dec 27, 2015 at 09:45:33

Video Seminar: BIBIT, BEBET, BOBOT, & BIBLIKA (Pdt. YTH)
Last post by Denny in Lainnya on Dec 23, 2015 at 05:15:55

Natal 2015 - "Sebelum Abraham jadi, Yesus sudah ada"
Last post by golgota in Agenda Kita on Dec 10, 2015 at 15:34:13

We have received
12833973
page views since
April 2004

Mewartakan Salib dari Golgota

Copy and paste the text below to insert the button displayed above on your site. Thanks for your support!

Forum dan Diskusi > > Mengenai Salib.Net > > Berita/Artikel di Salib.Net > > SINKING THE UNSINKABLE
Result

SINKING THE UNSINKABLE
Beberapa artikel atau berita di salib.net mungkin menggelitik Anda untuk diperbincangkan lagi. Anda bisa mendiskusikannya di sini.
Post new topic   Reply to topic   Printer Friendly Page     Forum Index > > Berita/Artikel di Salib.Net
View previous topic :: View next topic  
Author Message
sarapanpagi
Newbie
Newbie


Joined: Oct 08, 2004
Posts: 36

PostPosted: Fri Jan 14, 2005 12:35 am    Post subject: SINKING THE UNSINKABLE Reply with quote

SINKING THE UNSINKABLE :

BACAAN :

Yesaya 24
24:1 Sesungguhnya, TUHAN akan menanduskan bumi dan akan menghancurkannya, akan membalikkan permukaannya, dan akan menyerakkan penduduknya.
24:2 Maka seperti nasib rakyat demikianlah nasib imam, seperti nasib hamba laki-laki demikianlah nasib tuannya, seperti nasib hamba perempuan demikianlah nasib nyonyanya, seperti nasib pembeli demikianlah nasib penjual, seperti nasib peminjam demikianlah nasib yang meminjamkan, seperti nasib orang yang berhutang demikianlah nasib orang yang berpiutang.
24:3 Bumi akan ditanduskan setandus-tandusnya, dan akan dijarah sehabis-habisnya, sebab Tuhanlah yang mengucapkan firman ini.
24:4 Bumi berkabung dan layu, ya, dunia merana dan layu, langit dan bumi merana bersama.
24:5 Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi.
24:6 Sebab itu sumpah serapah akan memakan bumi, dan penduduknya akan mendapat hukuman; sebab itu penduduk bumi akan hangus lenyap, dan manusia akan tinggal sedikit.
24:7 Air anggur tidak menggirangkan lagi, pohon anggur merana, dan semua orang yang bersukahati mengeluh.
24:8 Kegirangan suara rebana sudah berhenti, keramaian orang-orang yang beria-ria sudah diam, dan kegirangan suara kecapi sudah berhenti.
24:9 Tiada lagi orang minum anggur dengan bernyanyi, arak menjadi pahit bagi orang yang meminumnya.
24:10 Kota yang kacau riuh sudah hancur, setiap rumah sudah tertutup, tidak dapat dimasuki.
24:11 Orang menjerit di jalan-jalan karena tiada anggur, segala sukacita sudah lenyap, kegirangan bumi sudah hilang.
24:12 Yang terdapat dalam kota hanya kerusakan, pintu gerbang telah didobrak dan runtuh.
24:13 Sebab beginilah akan terjadi di atas bumi, di tengah-tengah bangsa-bangsa, yaitu seperti pada waktu orang menjolok buah zaitun, seperti pada waktu pemetikan susulan, apabila panen buah anggur sudah berakhir.
24:14 Dengan suara nyaring mereka bersorak-sorai, demi kemegahan TUHAN, mereka me-mekik dari sebelah barat:
24:15 "Sebab itu permuliakanlah TUHAN di negeri-negeri timur, nama TUHAN, Allah Israel, di tanah-tanah pesisir laut!"
24:16 Dari ujung bumi kami dengar nyanyian pujian: "Hormat bagi Yang Mahaadil!" Tetapi aku berkata: "Kurus merana aku, kurus merana aku. Celakalah aku! Sebab para penggarong menggarong, ya, terus-menerus mereka melakukan penggarongannya!"
24:17 Hai penduduk bumi, kamu akan dikejutkan, akan masuk pelubang dan jerat!
24:18 Maka yang lari karena bunyi yang mengejutkan akan jatuh ke dalam pelubang, dan yang naik dari dalam pelubang akan tertangkap dalam jerat. Sebab tingkap-tingkap di langit akan terbuka dan akan bergoncang dasar-dasar bumi.
24:19 Bumi remuk redam, bumi hancur luluh bumi goncang-gancing.
24:20 Bumi terhuyung-huyung sama sekali seperti orang mabuk dan goyang seperti gubuk yang ditiup angin; dosa pemberontakannya menimpa dia dengan sangat, ia rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi.
24:21 Maka pada hari itu TUHAN akan menghukum tentara langit di langit dan raja-raja bumi di atas bumi.
24:22 Mereka akan dikumpulkan bersama-sama, seperti tahanan dimasukkan dalam liang; mereka akan dimasukkan dalam penjara dan akan dihukum sesudah waktu yang lama.
24:23 Bulan purnama akan tersipu-sipu, dan matahari terik akan mendapat malu, sebab TUHAN semesta alam akan memerintah di gunung Sion dan di Yerusalem, dan Ia akan menunjukkan kemuliaan-Nya di depan tua-tua umat-Nya.


---------------------------------------




Bacaan diatas adalah Nubuat tentang Akhir Zaman, saya tertegun sekali membacanya, terutama pada ayat ke 2 :

“Seperti nasib rakyat demikianlah nasib imam,
seperti nasib hamba laki-laki demikianlah nasib tuannya,
seperti nasib hamba perempuan demikianlah nasib nyonyanya,
seperti nasib pembeli demikianlah nasib penjual,
seperti nasib peminjam demikianlah nasib yang meminjamkan,
seperti nasib orang yang berhutang demikianlah nasib orang yang berpiutang.”

Walaupun Bencana Gempa dan Tsunami di Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara & juga negara-negara lain adalah skala kecil jika dibandingkan dengan apa yang akan terjadi pada Hari Tuhan nanti. Tetapi gambaran tentang bacaan diatas cukup membuat kita mengerti atas apa yang telah tejadi pada tanggal 26 Desember 2004. Hampir tiga minggu kita melihat kedasyatan bencana yang melanda dan memporak-porandakan Aceh dan Sumatera Utara dan beberapa negara lain. Setiap orang melihat, setiap orang terharu dan menangis, setiap orang tergugah rasa belas kasihannya, kepada siapapun yang terkena bencana tanpa melihat latar belakang agara, ras dan budaya mereka. Dunia bersatu dalam simpati dan rasa turut berduka akan kemalangan yang dialami orang-orang yang terkena bencana itu.

Semua korban, tak peduli pangkat, rakyat jelata, kaya, miskin, baik, jahat, tua, muda, bernasip sama, mereka kehilangan; nyawa, harta-benda, keluarga, kerabat, dan orang-orang yang dikasihinya. Tidak ada seorangpun mensyukuri bencana itu, melainkan masing-masing orang merasa betapa kecilnya manusia itu dibandingkan dengan kedasyatan alam, dan kita masing-masing sadar Sang Penguasa alam itu telah bertindak.

Tak dapat dipungkiri, bencana tersebut utamanya adalah di Provinsi NAD sebagai daerah yang terparah dibanding yang terjadi di negara lain, dari berita koran dan televisi dengan jelas bisa kita lihat pusat gempa adalah di bagian selatan provinsi NAD tepatnya dibawah kota Meulaboh :




Gambar, Sumber : msnbcmedia.msn.com/i/m...efault.gif


Melihat gambar diatas, saya mempunyai pendapat pribadi (yang mungkin anda tidak sependapat/setuju) bahwa bencana ini adalah memang untuk Aceh. Daerah-daerah lain terkena dampaknya saja (collateral damage). NAD dan sekitarnya menjadi daerah yang mengalami kerusakan terparah akibat bencana ganda yaitu Gempa 9SR dan Gelombang Tsunami, sedangkan yang terjadi di negara lain (Srilanka, Maldives, Thailand, India, Malaysia, Somalia) hanya terkena Tidal-Wave-nya saja.

Melihat hal itu, ada ayat yang cukup mengusik, yaitu pada ayat 5 dan 6, demikian :
24:5 Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi.
24:6 Sebab itu sumpah serapah akan memakan bumi, dan penduduknya akan mendapat hukuman; sebab itu penduduk bumi akan hangus lenyap, dan manusia akan tinggal sedikit.


NAD adalah satu-satunya provinsi yang secara resmi menerapkan SI, semua masalah kemaslahatan berdasarkan kepada hukum-hukum Islam, hal tsb sesuai Undang-Undang No. 18 tahun 2001. Rencana penerapan SI di NAD adalah sejak Pemerintahan Habibie dan kemudian pada era Gus Dur rancangan Undang-Undang Syariat Islam kembali ditawarkan sebagai solusi penyelesaian konflik di Aceh dengan dukungan Legislatif (DPR) lewat Draft Rancangan Undang-Undang Nangroe Aceh Darussalam (RUU NAD) dan kemudian disahkan pada era Megawati pada tahun 2001. Salah satu akibat penerapan SI ini gereja-gereja harus tutup termasuk yang sudah berdiri sejak jaman Belanda.

Tetapi kita mungkin lebih baik tidak buru-buru memandang hal tersebut secara harfiah dan tergesa-gesa menganggap bencana itu adalah akibat penerapan Syariat Islam (SI) di NAD, walaupun hal tsb jelas merupakan pembelokan terhadap kebebasan beragama dan azas pluralitas, dan merupakan perubahan ketetapan dan tidak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 yang semestinya masih berlaku untuk seluruh wilayah NKRI. Tetapi mungkin ada baiknya jika kita meninjau hal tersebut dengan kaca mata rohani.

Benarkah semua ini akibat “mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi” seperti tertulis pada ayat 5 diatas?. Para Alim Ulama Muslim sendiri banyak yang berpendapat, “Justru karena penerapan SI tidak dilaksanakan secara tegas, maka Tuhan marah!”.

Tinjauan lain; Benarkah bencana ini terjadi karena kesombongan/arogansi agama suatu kelompok yang berusaha "immune" dari kekafiran?. Dan merupakan peringatan bagi daerah-daerah lain yang rencananya akan menerapkan hal serupa?. Tapi, haruskan bencana ini dikait-kaitkan dengan masalah ketuhanan?. Kenyataannya, kita banyak sekali melihat seseorang yang beragama, yang semakin dia beragama malah dia menjadi sombong dengan atribut dan tingkah laku agamanya. Kita sendiripun sering lupa akan kasih karunia yang menyelamatkan kita, dan menjadi sombong atas kealiman dan tingkah-laku ibadah kita dan berakting suci dihadapan orang lain.

Tentang kesombongan, baiklah kita belajar dari hal-hal yang telah terjadi. Pertama; Sejarah mencatat tentang Titanic Arogance : ketika orang dengan sombongnya, bangga terhadap karya dan tekhnologi dan meng-claim “God himself could not sink it”, yang kita dapati justru “The mighty Titanic was sinking!” pada pelayaran perdananya April 15, 1912.

Kedua; Seorang raja besar yang menganggap dirinya adalah seorang Dewa, menaklukkan 3 benua dan menjadi daerah jajahannya. Alexander Agung tidak berdaya melawan penyakit (semacam tifus) dan mati pada usia yang masih sangat muda, 32 tahun.

Ketiga; Adolf Hitler dengan congkaknya akan membentuk Ras Aria Murni yang terkemuka di dunia, dengan congkaknya mengatakan pasukan tentara Nazi/SS adalah tentara yang terbaik, terkuat, bangsa Jerman yang terbesar, kemudian mati bunuh diri ketika kalah perang di tahun 1945.

Dan yang keempat ; Ketika The Beatles dalam masa jayanya, John Lennon diwawancarai oleh wartawan Inggris Maureen Cleave pada tahun 1966 mengatakan "Christianity will go. It will vanish and shrink. I needn't argue that; I'm right and I will be proved right. We're more popular than Jesus now." Kemudian sejarah mencatat pula John Lennon jatuh tak berdaya, mati tertembak dalam apartemennya di New York di usianya yang ke 40 pada tahun 1980.

Contoh-contoh diatas menjelaskan betapa mematikannya “sikap kesombongan” itu. Firman Tuhan yang seringkali dianggap kuno dan tidak relevan terhadap kejadian pada generasi kita sekarang ini, justru telah memberikan peringatan dan pengajaran; “Allah menentang orang yang congkak” (Yakobus 4:6, 1 Petrus 5:5). Kemudian dalam ayat lain kita temukan “Kecongkakan mendahui kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan” (Amsal 16 : 18 ). Maka dengan jelas kesombongan manusia itu bagaikan kangker yang menggerogoti dan mematikan. Firman Tuhan berkata "Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!" (Wahyu 3:19 ). Dan kadang Tuhan membiarkan hal-hal terjadi untuk membuat manusia lebih sadar diri dan mengerti bahwa diri kita ini sangat kecil dibandingkan kuasaNya. Betapa Badai Tsunami itu telah menyapu daratan dengan air dan semuanya hancur, manusia tewas dalam jumlah yang sangat besar, pulau-pulau kecil banyak yang tengelam, daratan yang dekat dengan pantai terkikis dan menjadi lautan. Bencana ini mungkin yang terbesar di abad ini.

Dan dari contoh-contoh diatas dengan jelas kita lihat apapun yang kelihatannya “absolutely unsinkable” kenyataan telah “singking the unsinkable”.

Tuhan, ampuni kami.......
seperti lagu Sherina Smile .




Blessings in Christ
BP
January 13, 2005
Back to top
View user's profile Visit poster's website
NewWine
Guest





PostPosted: Fri Jan 14, 2005 1:29 am    Post subject: Re: SINKING THE UNSINKABLE Reply with quote

Ini juga penggenapannya:

Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sesungguhnya, malapetaka akan menjalar dari bangsa ke bangsa, suatu badai besar akan berkecamuk dari ujung-ujung bumi. Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN dari ujung bumi sampai ke ujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang.

Jer 25:32 -33
Back to top
Display posts from previous:   
Post new topic   Reply to topic   Printer Friendly Page     Forum Index -> Berita/Artikel di Salib.Net All times are GMT + 7 Hours
Page 1 of 1


Jump to:  
You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum
You cannot attach files in this forum
You can download files in this forum


Semua artikel, forum, dan berita di situs ini adalah tanggung jawab para pengirim.
Silakan menyadur atau meng-copy seizin kami. Jangan lupa untuk mencantumkan sumber: salib.net.
Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy
Azul theme and related images designed by Jamin - upgraded by Phoenix.